Mr. R, Super Hero Masisir

. . Tidak ada komentar:
Aisyah menghempaskan badannya kekasur empuk yang ada dikamarnya. Sebuah kasur dengan balutan spray biru bergambar Spiderman. Bantalnya juga dibalut dengan sarung yang warna dan gambarnya sama dengan spray tersebut. Sebenarnya sich, dia capek banget karena tadi ada ujian nuzhum, ujian paling brutal sepanjang sejarah perkuliahan yang pernah ia lewati. Namun kelelahan itu sirna oleh bayangan super hero yang menyelamatkannya dari aksi pencopetan sepulang ujian tadi. 

Ceritanya begini, setelah ujian usai, Aisyah berjalan lesu seperti orang yang mau tewas esok hari. Pasalnya, dari empat soal nuzhum, cuma dua soal yang bisa dijawab dan itupun ayyu hagah. Wajahnya kusut seperti jemuran yang rindu setrikaan. Tanpa menunggu lama, sebuah bus merah berhenti dihadapannya dan dia langsung menaiki bus tersebut dalam hitungan detik. 

"Bismillahi majreha wa mursaha" 

Bus itu bernama 80 coret, bus paling fenomenal dikalangan Masisir. Bus itu juga yang menjadi saksi sejuta aksi. Aksi perjuangan, aksi kepahlawan dan aksi percintaan. Contohnya saja, Jojo mantan Ketua BPA, dia dapat istri cantik berkebangsaan Turki! Usut punya usut, ternyata Jojo dulu nggak sengaja nginjak kaki akhwat tersebut waktu berdesak-desakan diatas 80 coret. Bukannya marah, si akhwat malah senyum-senyum imut, kayak marmut. Nah, disitulah kisah cinta Jojo bermula. Singkat cerita akhirnya kedua insan itu menikah dan Jojo sekarang tinggal bersama istrinya di Turki sambil melanjutkan S2. 

Lain orang lain cerita. Si Koko, teman satu almamater dan satu angkatan Jojo, dia ngarep banget dapat istri akhwat Rusia. Sejak zaman Fir'aun hingga zaman Mubarak, dia ingin kisah percintaannya dimulai diatas bus 80 coret, persis seperti kisah cinta si Jojo. Tapi Allah berkehendak lain, bukannya kaki akhwat Rusia yang keinjak, malah kaki akhwat Somalia! Tapi jangan tertawa dulu kawan... Walaupun demikian, akhwat Somalia banyak yang hafizhah lho! Saya pastikan motivasi kalian akan membuncah setelah membaca kisah ini. Singkat cerita, alhamdulillah Koko hidup bahagia dan sekarang dia berdakwah bersama istrinya di Somalia dan mendirikan sebuah madrasah diniyyah. 

Kembali kelaptop! 

Suasana 80 coret penuh sesak, nyaris tidak ada celah untuk bergerak. Saking sesaknya, Aisyah kehilangan rasa dingin yang beberapa menit lalu menggerogoti tubuhnya walaupun sekarang adalah puncak musim dingin. Disekelilingnya dipenuhi oleh orang-orang Mesir, kecuali beberapa orang saja. Retina matanya menangkap lima ikhwan Malaysia terlihat memenuhi kursi panjang bagian belakang. Tiga orang terlihat nggak ada kerjaan, satu orang muraja'ah hafalan Al Qur'an dan satu lagi sedang berusaha keras melawan kantuknya. Diposisi depan, ada dua orang akhwat Indonesia. Keduanya berdiri dekat wanita tua overweight yang duduk dikursi disebelahnya. Satu yang membuat dia risih, seorang bapak-bapak separuh baya dibelakangnya yang sering mengawasi gerak-geriknya. Kumisnya tebal, rambutnya ikal, wajahnya gelap mengenakan jaket warna coklat pudar dan terkesan menakutkan. Aisyah reflek teringat dengan Black Barry dan sebuah dompet berisikan uang sebanyak 400 Le berikut sebuah kartu kredit yang disimpan disaku tas eager-nya. Belum sempat dia mengamankan HP dan dompetnya tersebut, bapak-bapak separuh baya itu tiba-tiba lari membelah kerumunan orang. Sebagian orang terjungkal dan menimpa yang lain. Suasana ricuh seketika. Sadar HP dan dompetnya kecopetan, Aisyah langsung berteriak, 

" Haromi!!! Haromi!!!" 

Beberapa orang berusaha mencegat dan mayoritas lain hanya terdiam tanpa aksi. Pencopet itupun berhasil melompat dari pintu belakang tanpa perlawan yang berarti. Aisyah terus berteriak sejadi-jadinya.Sore ini, perempatan Awwal Abbas macet total. Sebuah kontainer melintang tak tentu arah. Pencopet itu berlari kencang diantara deretan mobil yang terjebak macet dan sesekali menolehkan pandangan kebelakang. Aisyah yang panik keluar dari bus dan disaat bersamaan sosok laki-laki tak dikenal juga turun dan mengejar pencopet itu. Laki-laki itu mengenakan jaket hitam selutut. Dilehernya terlilit sorban dengan corak kotak-kotak berwarna hitam putih dan ada sesuatu yang hitam menutup mulut dan hidungnya hingga kelihatan seperti Hatake Kakashi difilm Naruto. Lelaki itu juga mengenakan kacamata hitam berikut topi flat hitam ala Maher Zain. Dia berlari dan terus berlari. Dengan mata dan kepalanya sendiri, Aisyah melihat lelaki misterius itu berlari mengalahkan kecepatan rambat cahaya. Bagian depan jaket pemuda yang tak dikancingkan itu terombang ambing diamuk angin. Dalam sekejab dia memegang kerah jaket pencopet dan kemudian terjirembab di atas trotoar. Sekilas terjadi pertarungan sengit antara keduanya. Pencopet itu bangkit dan menyerang laki-laki misterius itu dengan bogem mentah namun bisa dihelakkan. Dengan satu putaran dan dorongan pencopet brandal itu kembali terjatuh dan langsung mengeluarkan sebilah pisau. 

Suasana semakin panas, kini beratus pasang mata menyaksikan aksi heroik tersebut. Para penghuni apartement yang ada disekitar tempat kejadian juga menyaksikan dari balkon dan jendela-jendela flat masing-masing. Penonton semakin ramai, bahkan semua penumpang bus, mini bus, taksi, tramco turun demi melihat kejadian tersebut. Suasana lalu lintas semakin macet. Jalan Musthofa An Nuhash (klw nggak salah) mati total. Pertarungan terus berlanjut. Tusukan dan liukan pisau berlalu, diiringi helakan dan gerakan matrix yang mengundang decak kagum. Dilihat dari gerakan bela dirinya bisa dipastiakan lelaki itu sangat menguasai Kung Fu Shoulin perguruan Selatan. Sekarang sang pahlawan bisa menangkap tangan pencopet tersebut dan dengan satu gerakan yang menabjubkan, sebilah pisau itu kini berada dileher pencopet paroh baya itu. Seketika polisi datang dan memborgol pencopet. Setelah mengambil kembali Black Barry dan dompet milik Aisyah, pencopet digelandang menuju mobil patroli. Semua yang menyaksikan kejadian spontan tepuk tangan dan bertakbir. Ternyata pencopet itu sudah menjadi buronan polisi selama dua tahun. 

Lelaki misterius menemui Aisyah dan mengembalikan Hp dan dompetnya. Aisyah tak sanggup mengatakan sepatah katapun karna saking takjub pada sosok superhero misterius ini. Setelah Aisyah menerima kembali barang-barangnya, lelaki itu berbalik meninggalkannya. Setelah berjalan sekitar sepuluh meter, Aisyah berteriak, 

"Terima kasih ya…." 
"Sama-sama, lain kali hati-hati ya ukhti…" sahut superhero misterius itu. 
"Anta andunisiy??!!" Tanya Aisyah terkejut, soalnya lelaki itu menjawab pertanyaannya dengan bahasa Indonesia padahal awalnya dia bermaksud menanyakan dengan bahasa Arab. 
"Aiwah, ana andunisiy…" jawabannya persis seperti di film KCB itu lho. Suerr!! Aisyah semakin takjub dan penasaran siapakah sosok superhero-nya itu. Matanya berbinar. Senyumnya mekar bak bunga raflesia mencari mangsa.(Hehehehe) Namun semua buyar saat Aisyah lupa menanyakan namanya. Aisyah kembali berteriak, 

"Nama, Mas siapa???!" 
"Mr. R" sahutnya lagi. Aisyah mendengarnya samar dan memandang superhero itu hingga menghilang ditelan lautan mobil dan apartement-apartement tinggi menjulang. 

############ 

Aisyah masih membaringkan tubuhnya di kasur dengan gambar Spiderman itu. Agaknya dia nge-fans sama superhero yang satu itu, soalnya dia tergila-gila banget sama kepahlawanan dan kemacoan Peter Parker, pemeran Spiderman itu lho. Bukan cuma itu, semua aksesorisnya juga serba Spiderman, mulai gantungan kunci, kotak pensil, wallpaper laptop, pin dan semuanya, nyaris ada embel-embel Spiderman. Gilanya lagi, dia hafal banget semua teks percakapan pada film terutama percakapan antara Peter Parker dan Mari Jane. Busyet dah!!! Salut sama makhluk yang satu ni. 

Aisyah tersenyum-senyum sendiri mengingat kejadian tadi sore. Dia juga makin penasaran dengan sosok lelaki misterius itu. Bagaimana bentuk wajahnya? Apakah kepanjangan dari inisial R pada nama Mr. R itu? Bagaimana kepribadiaanya? Jujur, Aisyah benar-benar jatuh cinta. (Hahahah… Gombal!!!) Namun satu yang disesalkan Aisyah adalah Mr. R pujaannya itu pulang setelah kejadian dengan menumangi taksi hitam dengan merek Peugeot keluaran tahun 80-an. Bukan menggunakan jaring seperti spidermen yang terbang bergelantungan diantara gedung-gedung tinggi atau seperti Batman yang menggunakan Batmobil atau seperti Supermen yang terbang dengan jubah legendarisnya. 

Hari demi hari berlalu. Kejadian-kejadian heroik Mr. R semakin sering terjadi seiring meningkatnya jumlah kriminalitas terjadi setelah revolusi Mesir. Setidaknya Aisyah menghitung lebih dari lima belas aksi dan Aisyah berkomitmen tak akan melewatkan satupun berita heroik Mr. R, super hero yang telah menyelamatkannya dua minggu yang lalu. Terakhir kabar adalah penyelamatan sebuah flat mahasiswi di Syaqqor Quraisy dari sekelompok perampok berkulit hitam berkebangsaan Sudan. Mr. R menjadi buah bibir di FB. Tiap harinya ada ratusan status terkait Mr. R. bahkan ada yang membuat status, 

"Mr. R... I Love You… Selamatkan aku donk…" status lebay dengan tanda LOVE diakhirnya itu membuat hati Aisyah meringkih karena cemburu. Atau status dengan bunyi, 

"Dukung Mr. R jadi presiden Mesir" Lho! Ada ada saja, diakan orang Indonesia, mana bisa jadi presiden Mesir??? Namun status ini tetap mendapat 101,5 jempol oleh jempolers Masisir dan banyak status lainnya. Belum lagi banyaknya video amatir kepahlawanan Mr. R yang diunduh di Youtube. Semua media Masisir termasuk Buletin Suara PPMI juga mengangkat topik serupa, semuanya tentang Mr. R. Dan yang paling menggemparkan adalah penayangan berita tentang Mr. R selama satu jam di Chanel Al Jazeera berikut siaran langsung ucapan apresiasi yang setinggi-tinggi dari Syaikul Azhar, Dubes KBRI Kairo, Presiden PPMI dan Ketua DKKM. 

######## 

Malam itu begitu dingin. Aisyah berusaha membuka inchi demi inchi kelopak yang menutupi matanya karena ada suara yang mengetuk gendang telinganya. Dia kenal betul suara itu. Suara Mr R, Ya!! Suara Mr. R sang super hero sekaligus pujaan hatinya itu! Aisyah langsung menuju balkon tempat suara itu berasal. Dan saat membuka pintu, Mr. R ada dihadapannya. 

"Mas, Mr. R itukan???" tanyanya lirih.Belum sempat Mr. R menjawab, tiba-tiba… 

"Aisyah… Aisyah!!!! Bagun woi… tahajud…” 
"Hahhh… Kakak ngganggu mimpi indah Aisyah aja!" ketusnya dengan nada kecewa. 
"Pasti kamu mimpi itu lagi kan??? Keseringan nonton Spidermen sih…" Balas Kak Icha menasehati yang merupakan senior dua tahun diatas Aisyah. 
"Mana yang utama tahajjud dari pada mimpi nggk jelas itu sayang???" tambah Kak Icha lembut tapi sambil menjewer telinga Aisyah. Tanpa jawaban Aisyah langsung menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu'. Jam menunjukkan pukul 04.30 CLT sedangkan dua orang insan sholehah sudah memulai harinya dengan amal sholeh. Masyaallah!!! 

Pesan penulis: "Akhwat kayak ni nih, yang musti dicari, hheehehe…" 


Asrama Rumah Gadang, 27/1/2012 [10:40 CLT] 
Lagi-lagi, menggunakan netbook Bang Afdhal, mohon doanya agar bisa membeli laptop pribadi☺ 

_____________________________ 
Ket: 
Nuzhum: Salah satu mata kuliah di Fakultas Ushuluddin Univ. Al Azhar. 
Ayyu hagah: Alakadarnya. 
Akhwat: Cewek. 
Ikhwan: Cowok. 
Masisir: Mahasiswa Indonesia Mesir. 
Muraja'ah: Mengulang. 
Overweight: Kelebihan berat badan. 
" Haromi!!! Haromi!!!": "Copet!!!Copet!!!" 
Tramco: Sejenis angkot di Mesir. 
PPMI: Persatuan Pelajar & Mahasiswa Indonesia (Mesir) 
DKKM: Dewan Keamanan & Ketertiban Mahasiswa (Mesir) 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkan Pesan

Arsip

Pengikut